emmm teruntuk imam yang aku terjatuh padanya, hatiku dan hidupku, yang entah sosoknya sekarang, yang teramat aku damba sejak sekarang sejak kita belum saling mengetahui, aku sudah menjatuhkan hati padamu.
Karena aku
Aku takut terlalu berharap
Ribuan angan di benak
Dan jemari ini makin menggila
Entah kapan akan terhapuskan
Bila rindu itu pun tak ada
Jemari takkan bergerak begitu bebasnya
Ya, aku menulis aku menggambar
Ya, jemari terbebas melayang mengangan imajinasi
Ya, bebas lepas menggores pena
Ya, bebaskan saja jemariku
Ya, jemari menari menuju arahnya
Ya, aku terbebas menuju surga jemari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar