Angin Ingin Angan
01 Juni 2016
Malam yang menggelitik
Perlahan menghancurkan gundukan rindu
Rindu pada ibu
Rindu pada Rabb ku
Makin usia ku jelajah
Hantu waktu kian menerkam
Sesal, takut
Takut, sesal
Ujung cerita indah
Mata tak kuat membangunkan kelopaknya
Padahal hati tak kuasa dengan sesal, takut
Ingin ingin ingin
Namun tak kunjung jua kaki melangkah
Inilah itulah
Hadir selalu kerangkang
Angan mengangan
Hati teroyak mendaki
Raga tetap terkunci
Lalu dimana pembuka kunci?
Akankah bertahan dengan gundukan rindu?
Rindu pada ibu
Rindu pada Rabb ku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar